Bagi Anda seorang pedagang tips berikut dibawah ini mungkin bermanfaat:
*Saat menawarkan dagangan, jangan langsung menawarkan barang, tapi bentuk dulu kepercayaan pembeli pada kepribadian kita, melalui bicara yang baik-baik.
*Senantiasa memperluas jaringan, baik dengan cara mengikuti pameran, maupun menjaga hubungan dengan pembeli.
*Sampai saat ini, bisnis sepatu bermasalah baru ditekuni oleh Elly, namun demikian Elly selalu beranggapan ada pengusaha lain yang menjadi pesaingnya. Dengan demikian Elly jadi terpacu untuk selalu meningkatkan kualitas dan menjaga stabilitas harga.
*Lakukan bisnis yang sesuai dengan hati, karena biasanya kita akan bekerja dengan sungguh-sungguh
Agar Mantap, jika kita sudah menekuni satu bisnis, maka apapun yang terjadi pada bisnis itu, tetap harus kita jalani. Jangan cepat berubah arah bila bisnis itu mengalami badai.
*Anggap kritik konsumen untuk memacu kita menjadi lebih pintar.
*Yakin dengan merk yang kita punya, dan selalu berusaha mempertahankan mutu, jangan menggunakan merk perusahaan lain, apalagi pinjam merk luar negeri. Pengusaha harus punya ciri khas.






makasih atas informasinya….
bagai mana jika kita mengalami kesulitan dlm bidang keuangan
uang dijadikan modal? udah gak jamannya mas, kepercayaanlah yang utama. nah bila kita tidak memiliki modal yang cukup, usahakan jangan berhutang. karena hutang akan menyeret kita pada sifat manja. kendalikan modal yang ada, perbaiki manajeman, berhemat, jujur, tekun, dan teruslah berdoa pada Tuhan YME.
kadang kita merasa bahwa dengan keuangan yang memadai kita akan merasa lebih mudah dalam mengelola usaha, padahal itu semua adalah angan-angan semu yang datang karena kita selalu melihat keatas. coba lihat kebawah, lihat bahwa masih ada orang yang sama sekali tidak memiliki apapun. nah, untuk mas rusman, jangan kecil hati apabila kita merasa kesulitan keuangan. ya mas…..
Pemikiran yg cemerlang
mas “toke duren”, saya kurang sependapat dgn mas (gap apa kan…), kebanyakan kita mau menggapai sesuatu kita pinjam barang dari orang lain tidak masalah, itu akan memudahkan kita memetik buah.
untuk utang itu dianjurkan (asal utang liat kemampuan), karena utang lebih besar pengaruhnya untuk kita berfikir lebih, apalagi pinjam sama orang Islam (tapi yang bener-2 Islam, bukan “Islam”), lebih dipercaya, lebih murah hati.
karena kebanyakan orang Indonesia jika menggunakan modal sendiri (usaha menengah kebawah) biasanya akan menyepelekan jika tidak dibarengi ngutang, dan cenderung asal-asalan…
gmn pmbukuan untuk femula dalam dagang ??
berdagang harus rajin promosi, melayani pembeli dgn sopan, ikhlas, dan jujur biar berkah
tlong dunx kasih tips cara mengembangkan warung camilan.sabun,sembako. dan juga menghitung pendapatan dan pengeluarannya dalam bentuk % coalnya saya bukan dari anak ips yang mempelajari akutansi.saya ank ipa.bingung caramya?
pro mas calon tauke.
mas, maksud saya adalah jika kita diberi kepercayaan oleh pemodal (dalam hal ini toko grosir),itu tidak dapat dikatakan hutang, karena dalam hemat saya yang selama ini menggeluti usaha dagang, bahwa itu istilahnya “bongkar pasang”,. jadi bila kita merasa kekurangan modal, maka dekatilah grosir, belanja kontan dulu, selama beberapa waktu anda harus belanja kontan, trus ketika kepercayaan mulai tumbuh dari grosir, biasanya toke grosir menawari anda untuk ber”hutang”. bukan kita yang minta “hutang”. tapi harus diingat, bila kepercayaan telah anda raih, maka jangan dikhianati kepercayaan itu. trus usahakan pembeli anda juga jangan ada hutang kalau terpaksa anda harus membatasi sesuai kemampuan usaha anda. karena lebih baik barang g laku, daripada barang habis tapi uang gak ngumpul, lebih pusing kita…itu aja….silahkan mencoba…..
pro elin
ide cemerlang anda sangat rugi kalo g anda jalankan sebab belum tentu banyak orang yang mau berusaha mandiri, rata-rata hanya ingin jadi karyawan atau pegawai, nah sekarang indonesia membutuhkan jutaan orang yang berfikir seperti anda…coba bayangkan, waktu kecil anda dulu, cita-cita anda pasti g ingin jadi pedagang, ato petani, yg sering disebut anak-anak adalah dokter, tentara, polisi, pilot, dll. itukan sia-sia, sebab sekarang buktinya karena orang indonesia dininabobokin dengan cita-cita yang wah…harga beras kita mahal, karena kita g ada yang bercita-cita menjadi petani, ya kan?
nah jika anda memulai suatu usaha, jangan terpikir dulu keuntungan dalam waktu dekat, tp investasikan hasil yang anda peroleh hari ini untuk berjualan esok hari, sedikit-demi sedikit lihat permintaan pasar, apa yang diperlukan, belanjakan dan lengkapi walau hanya 1 (satu) buah. pembukuan kalo anda blm paham, catat aja pendapatan hari ini, trus cek barang apa yang mesti anda beli dan anda jual, begitu seterusnya, jangan lupa, catat barang g ada pada kita, kalo memungkinkan beli terus dan jual esoknya pada sipembeli yang meminta barang tersebut, namun sebelumnya anda katakan, besok barangnya ada bu/pak…oke…semoga bermanfaat…..dan jangan lupa, lihat modal pembelian kita, trus tambahkan ongkos transportasi, lalu tambahkan sedikit keuntungan….gd luck
@calon toke saya setujuu.. tapi kalu lebih enak buka pinjaman ke bank saja tapi lihat dari kemampuannya kita segimananya,
@elin : ya saya jg ingin tahu tuh,, karena saya pun masih tahap belajar dan belajar yg setau saya seh ambil 5% dari modal baru kita jual tapi terkadang saya masih liat brapa harga pasarannya karena saya bersaing di dalam pasar tradisional
MOKACIIIIIIIIIIIIIIIIIIIH BUUUUUUUUANGEEEET
saya bingung,kenapa cara berdagang saya kalah dengan orang minang?????
saya jg bingung knp saya tidak punya jiwa berdagang,padahal sudah saya pupuk semenjak dini.pa mungkin memang tak ada bakat?
Mas ato mba…..
Tlg kasih tips cara berdagang yg baik dan benar…..
Soal’y sya kemaren udah coba jualan sea pood tp gagal……
ber manfaat sekali artikel nya brooo……makaciiiiih
ini yang saya cari, makasih banyak atas informasi dan ilmu pengetahuannya
mas ajari saya cara buat cabang dong agar gk di rugikan / gk ditipu org dalam (org yg saya prcayai untuk mengembangkan usaha ini )
Aku mau pasarin buah kulangkaling ke kota bontang ada yg mau bermitrakah ya,…?