TIPS AMAN MEMBERI SUSU BOTOL
BILA bayi akan diberi susu botol, perhatikan kebersihannya. Siapkan semua yang dibutuhkan, seperti susu formula, botol susu, tadah liur, sikat botol, pembersih dan wadah untuk mensterilkan botol susu.
1. Berikut hal-hal penting yang harus Anda perhatikan:
a. Mencuci dan Mensterilkan Botol Susu
Susu adalah media yang paling ideal bagi berkembangbiaknya bakteri,
yang bisa membuat bayi sakit. Karena itu, botol susu, dot, dan tutup dot harus steril. Cucilah dengan air panas dan sabun cair, lalu bilas hingga bersih. Bersihkan bagian dalam dot dengan garam untuk menghilangkan sisa-sisa susu yang menempel. Jangan biarkan dot kering sendiri, tetapi keringkan dengan lap bersih atau tisu. Jika tidak habis, buanglah sisa susu, cuci bersih botol susu serta dotnya.
b. Pemberian Susu Botol
Susuilah bayi manakala ia lapar, jangan dibatasi menurut jam. Bayi baru lahir biasanya menyusu 7 sampai 8 kali sehari, setiap kali sebanyak kira-kira 50 ml. Setelah usianya 6 bulan, bayi bisa menghabiskan air susu sebanyak 200 ml. Sebagai patokan, bayi membutuhkan 150 ml susu perkilogram berat badannya dalam 24 jam. Setelah usia 6 bulan, bayi membutuhkan tambahan zat besi atau vitamin D yang terdapat dalam susu lanjutan yang mengandung ekstra protein dan vitamin. Sebaiknya hal itu tanyakan kepada dokter.
c. Membuat Susu Formula
Susu formula berupa bubuk harus dicampur air. Ambillah susu sesuai
petunjuk, tambahkan air hangat secukupnya. Anda bisa membuatnya untuk sekali pemberian, atau membuat sekaligus beberapa botol lalu disimpan dalam lemari es. Susu bisa dicampur dahulu dalam tempat lain, atau langsung dibuat dalam botol. Setelah itu, tutuplah botol, tanpa dot, lalu kocok sampai susu tercampur dengan balk.
d. Menyimpan Susu Botol
Setelah susu dikocok rata dalam botol, tutuplah dengan dot rapat mengarah ke bawah. Jaga jangan sampai ujung dot mengenai air susu, tutup rapat botol. Kalau Anda ingin membuat beberapa susu botol sekaligus, letakkan di atas nampan, lalu simpan dalam lemari es. Jangan letakkan di bagian pintu lemari es dan jangan simpan lebih dari 24 jam.
e. Menyiapkan Susu Botol
Untuk setiap kali pemberian, ambil botol susu dari lemari es. Pasang dotnya ke atas dan rendamlah botol dalam air panas. Bila tidak dipanaskan, biarkan sampai susu tidak dingin lagi dan sama dengan suhu kamar. Jangan dipanaskan dalam mikrowave, karena susu bisa menjadi terlalu panas.
f. Memberi Susu Botol
Salah satu keuntungan memberi susu botol adalah membuat Anda leluasa melakukan kegiatan lain dan kesempatan kepada suami untuk menyusui bayi. Dengan cara mendekap sambil memberikan susunya, akan terjadi hubungan yang erat antara ayah dan bayinya. Belailah pipinya untuk merangsang refleks menghisap. Setelah terangsang segera berikan dotnya.
* Melepaskan Dot dari Mulut Bayi
Bila susu dalam botol sudah habis, keluarkan segera dot dari mulutnya.
Bila ia masih terus mengisap, masukkan jari kelingking Anda yang bersih di antara dot dan gusinya, agar ia menghentikan hisapannya.





