Menurut Elizabeth, dokter akan melakukan beberapa tindakan untuk mencegah bayi dari infeksi. Antara lain:
1. Memberikan suntikan vitamin K.
Vitamin K dapat mencegah pendarahan di otak, dan semua penyakit yang diakibatkan karena kekurangan vitamin K. Diberikan 1mg per hari per oral selama 3 hari.
2. Imunisasi hepatitis B.
Indonesia termasuk daerah endemis, dengan penularan penyakit hepatitis cukup tinggi. Pemberian imunisasi Lebih cepat lebih baik, kalaupun Anda terpaksa harus menunda usahakan tidak lebih dari 2 bulan.
3. Memberikan obat tets mata atau salep.
Saat proses kelahiran, bayi beresiko terkena kuman-kuman yang ada dijalan lahir. Untuk mencegah infeksi pada mata, dokter biasanya akan memberikan obat tetes mata 1 jam pertama setelah lahir yaitu eritromysin 0,5% atau tetrasiklin 1%. Yang biasa dipakai adalah larutan perak Nitrat/Neosporin.
Untuk sekedar catatan penting, infeksi tali pusat dalah infeksi yang paling sering terjadi pada bayi baru lahir. Oleh karena itu, perawatan tali pusat saat dirumah sangat perlu diperhatikan. Jangan lupa untuk selalu cuci tangan. Tanda-tanda infeksi adalah bila tali pusat berwarna merah dan berbau, sebaiknya segera periksakan ke dokter bila hal tersebut terjadi.
Sekian tips praktis dari kami. Selamat mencobadan semoga sukses.
Terima kasih.





