Rumput Mutiara: Ramuan Herbal untuk Radang usus buntu, Kanker serviks, dan Kanker payudara

August 26th, 2010 by isti Leave a reply »

Familia: rubiaceae

Nama Lokal:
Bunga telor (Melayu), rumput siku-siku (Sunda), katepan, urek-urek polo (Jawa), pengka (Bugis), shui xian ciao (Cina).

Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis:
Mengandung hentriacontane, stigmasterol, ursolic acid, sitosterol-D-glukosida, p-coumaric acid, flavonoid glycossides, dan asam oleat. Memiliki sifat manis, sedikit pahit, lembut netral, dan agak dingin. Faedahnya untuk menghilangkan panas dan toksik, antiradang, diuretik, menyembuhkan bisul (anticarbuncular), dan mengaktifkan sirkulasi darah.

Penyakit yang dapat diobati:
Radang usus buntu, sumbatan saluran sperma, kanker lymphosarcoma, kanker lambung, kanker serviks, kanker payudara, kanker rektum, kanker nasofaring, tersiram air panas, hepatitis dan cholecytitis, radang panggul dan infeksi saluran kemih, memar, digigit ular, tulang patah dan terkilir, bronkhitis, pneumonia, gondongan, tonsilis, dan paringtis.

Pemanfaatan:
1. Radang usus buntu

Bahan:  50 gram rumput mutiara
Cara membuat: bahan dicuci bersih lalu direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih dan tersisa 2 gelas.
Cara menggunakan: minum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas selama 7 hari.

2. Sumbatan saluran sperma
Bahan:  30 gram rumput mutiara
Cara membuat: bahan dicuci bersih lalu rebus dengan 4 gelas air hingga mendidih dan airnya tersisa 2 gelas. Setelah dingin, saring hasil rebusan.
Cara menggunakan: minum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas. Ulangi minum selama 3-4 pekan.

3. Kanker lymphosarcoma, kanker lambung, kanker serviks, kanker payudara, kanker rektum, dan kanker nasofaring
Bahan: 50 gram rumput mutiara
Cara membuat: bahan dicuci bersih, lalu rebus dengan 4 gelas air hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Setelah dingin lalu disaring.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.

4. Tersiram air panas
Bahan: rumput mutiara secukupnya
Cara membuat: bahan dicuci bersih, lalu rebus dengan air secukupnya.
Cara menggunakan: air rebusan digunakan untuk mencuci bagian tubuh yang tersiram air panas. Setelah itu olesi dengan lidah buaya setiap 1/2 jam sekali agar lukanya cepat sembuh.

5. Hepatitis, cholecytitis, radang panggul dan infeksi saluran kemih
Bahan: 50 gram rumput mutiara
Cara membuat: bahan dicuci bersih, lalu rebus dengan  4 gelas air hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Setelah dingin lalu disaring.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.

6. Memar, digigit ular, tulang patah dan terkilir
Bahan: rumput mutiara segar secukupnya
Cara membuat: bahan dicuci bersih, lalu lumatkan sampai halus.
Cara menggunakan: dibubuhkan pada bagian tubuh yang sakit.

7. Bronkhitis, pneumonia, gondongan, tonsilis, dan paringtis.
Bahan: 50 gram rumput mutiara
Cara membuat: bahan dicuci bersih, lalu rebus dengan  4 gelas air hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Setelah dingin lalu disaring.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.

Catatan: Bila mulut penderita terasa kering setelah pemakaian selama 10 hari, hentikan pemakaian obat.

Sumber: Tumbuhan Obat dan Khasiatnya Seri 3 (Drs. H.Arief Hariana)

Advertisement

Leave a Reply