Sangitan: Ramuan Herbal untuk Beri-beri, Sakit kuning, dan Rubella

August 31st, 2010 by isti Leave a reply »

Familia: Caprifoliaceae

Nama Lokal:
Sangitan (Melayu), kerak nasi (Sunda), sangitan (Jawa), javanese elder (Inggris), shuo diao (Cina).

Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis:
Mengandung minyak esensial, asam ursolik, dan tanin. Memiliki sifat manis, sedikit pahit dan hangat. Sangitan masuk meridian hati. Akar menghilangkan kolik  (antispasmodik) dan pembengkakan. Sementara batang dan daun sebagai peluruh kencing (diuretik), menghilangkan pembengkakan, menghilangkan sakit (analgetik), dan melancarkan sirkulasi darah.

Penyakit yang dapat diobati:
Nephritic edema dan beri-beri, sakit kuning, bengkak terpukul dan tulang patah, disentri, rematik kronis, sakit pinggang dan bengkak, rubella (campak jerman), radang saluran napas kronis (bronkitis kronis), kram, kejang pada kaki, dan sakit pada tulang bronkitis kronis, tulang patah.

Pemanfaatan:
1. Nephritic edema dan beri-beri
Bahan:  50 gram tanaman
Cara membuat: bahan dicuci bersih lalu dipotong-potong menjadi bagian yang lebih kecil, direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Setelah dingin lalu disaring.
Cara menggunakan: minum sekaligus.

2. Sakit kuning
Bahan:  45 gram akar sangitan kering atau 90 gram akar sangitan segar.
Cara membuat: bahan dicuci bersih lalu dipotong-potong menjadi bagian yang lebih kecil, tambahkan daging sapi. Lalu tim bahan tersebut. Setelah dingin, minum air ramuan dan makan dagingnya.
Cara menggunakan: diminum air ramuan dan dimakan daging sapinya.

3. Bengkak terpukul dan tulang patah
Bahan:  20 gram akar tanaman kering atau 40 gram akar tanaman segar.
Cara membuat: bahan dicuci bersih lalu dipotong-potong menjadi bagian yang lebih kecil, direbus dengan 400 cc air sampai mendidih dan tersisa separuhnya. Tambahkan 30 gram gula pasir dan aduk rata. Setelah dingin lalu disaring.
Cara menggunakan: minum 2 kali sehari, masing-masing 100 cc.

4. Disentri
Bahan:  50 gram batang dan daun tanaman kering (setara 100 gram segar).
Cara membuat: bahan dicuci bersih lalu dipotong-potong menjadi bagian yang lebih kecil, direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas.
Cara menggunakan: diminum sekaligus.

5. Rematik kronis, sakit pinggang dan bengkak
Bahan: 30 gram akar tanaman kering ( setara 60 gram segar).
Cara membuat: bahan dicuci bersih lalu dipotong-potong menjadi bagian yang lebih kecil, direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Setelah dingin lalu disaring.
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari, masing-masing 1 gelas.
Untuk obat luar:
Bahan: daun segar secukupnya
Cara membuat: bahan dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Tambahkan air ke dalam ramuan, aduk rata.
Cara menggunakan: balurkan pada bagian tubuh yang sakit.

6. Rubella (campak jerman)
Bahan:  1 pohon tanaman.
Cara membuat: bahan dicuci bersih lalu dipotong-potong menjadi bagian yang lebih kecil, direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih.
Cara menggunakan: tambahkan air dan gunakan selagi hangat untuk mandi.

7. Radang saluran napas kronis (bronkitis kronis), kram, kejang pada kaki, dan sakit pada tulang bronkitis kronis
Bahan: 50 gram batang dan daun kering atau setara 100 gram segar.
Cara membuat: bahan dicuci bersih, lalu rebus dengan  3 gelas air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Setelah dingin lalu disaring.
Cara menggunakan: diminum sekaligus.

8. Tulang patah
Bahan:  50 gram akar sangitan kering atau 100 gram segar.
Cara membuat: bahan dicuci bersih lalu dipotong-potong menjadi bagian yang lebih kecil, direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Setelah dingin, lalu disaring.
Cara menggunakan: diminum sekaligus.

Catatan: Wanita hamil dilarang mengkonsumsi ramuan berbahan baku sangitan karena akan menyebabkan kematian pada janin.

Sumber: Tumbuhan Obat dan Khasiatnya Seri 3 (Drs. H.Arief Hariana)

Advertisement

Leave a Reply